Saturday, August 20, 2005

Aku Tidak Mahu Jadi Serigala

Sewaktu aku menemui mu semasa diserdang dulu usiaku adalah lebih kurang 45 tahun. Aku seorang suami dan seorang bapa. Aku seorang lelaki yang sedang berjalan menuju usia lanjut. Usia muda telah aku lewati dan aku tinggalkan semua kenangan, impian dan lamunan dengan segala ujian-ujian dunia.Terselinap dihati kecilku bahawa aku ingin mengajak memberantas segala macam kerusakan jiwa, dan mengendalikan nafsu syahwat untuk melawan dan memberantas kerosakan sosial dan moral. Setidak-tidaknya untuk diri sendiri.Kerana apa? Kerana Setiap kali aku bertukar tempat kerja, disetiap pelosok negeri, perbuatan mungkar di jumpai tanpa melangkah ke lorong-lorong gelap dan kemungkaran terus bertambah banyak dan bercambah dalam berbagai bentuk. Wanita semakin berani dan tanpa malu membuka auratnya.Tubuhnya di bonjol-bonjol dan tonjol-tonjolkan dan pergaulan mereka dengan para laki-laki semakin bebas. Semakin lepas. Semua melanda disetiap negeri samada di negeri parti islam atau parti UMNO dan tanpa satu pun negari atau daerah yang dapat mengelaknya.

Ditakdirkan.Sudahpun ditakdirkan Tuhan menemukan aku dengan cobaan yang maha hebat. Aku dipertemukan semula dengan seseorang.3 tahun dulu aku sering bertanya-tanya apakah sebabnya pertembungan iman noda dan dosa ini begitu ketara? Didalam hati aku mengira-ngira penyebabnya adalah karena sampai hari ini kita belum menemukan kunci kearah kebaikan dan kita tidak tahu jalannya atau kita buat-buat tidak tahu caranya.Sebagai bapa yang menyayangi anak-anak, Aku dapati Kunci gedung kebaikan itu ada wanita … kunci itu ada dihati wanita. Jika semua wanita meyakininya dan berusaha memasuki pintu itu, keadaan dunia ini akan berubah dan menjadi lebih baik.
Dalam Umur 45 tahun, penuh dengan pengalaman. Walaupun tanpa statistik dan fakta-fakta ,didalam hati aku mengira-ngira kaum laki-laki adalah yang pertama melangkah menempuh jalan dosa dan bukan perempuan. Namun tanpa kerelaan dan godaan wanita . mereka, lelaki itu, tak akan berani memulakan. Jadi wanitalah yang membuka pintu bagi mereka untuk masuk Seolah berkata kepada pencuri, "dipersilakan masuk!" setelah mereka, si puncuri itu pergi, barulah kalian sedar dan baharulah merasa kecurian.Dan masih ada yang langsung tidak sedar atau insaf yang mereka telah kecurian." setelah mereka pergi, barulah kalian sadar dan merasa kecurian,tolong, pada saat kalian berteriak pencuri itu sudah jauh meninggalkan kalian.

3 tahun dulu aku tidak mau menjadi serigala. Kerana aku tidak mahu jadi serigala itulah maka sering aku di tuduh dengan berbagai prasangka. Aku tidak kesal sebab aku tidak mahu jadi bapak serigala.Tak mau.

Serigala? Serigala yang suka mencuri? Ya pencuri! seekur anjing yang suka memburu wanita. Meratah dagingnya. Jika wanita tahu bahwa kaum laki-laki adalah serigala dan wanita adalah ayam, pasti wanita akan lari seperti larinya ayam, dalam ancaman cengkaman serigala.Jika wanita sadar bahwa semua laki-laki adalah pencuri, pasti wanita akan bersikap hati-hati dan selalu menjaga diri seperti waspadanya seorang penternak yang menghadapi pencuri.Jika yang dikehendaki serigala dari ayam adalah dagingnya, laki-laki lebih teruk dari itu. laki-laki jahat menghendaki lebih dari daging. Bahkan laki-laki menghedndaki sesuatu yang lebih buruk dari bangkai ayam.
Apa yang mereka mahukan? Apa yang mereka kehendaki ?
Mereka menghendaki sesuatu yang paling berharga dari wanita, yaitu harga diri dan kehormatan. Nasib wanita yang direnggut kehormatannya lebih trajis dan menyedihkan dari seekor ayam yang dibaham serigala. Insafkah wanita? Ramai yang tidak insaf. Tidak sedar diri.
Segala yang dikhayalkan laki-laki bahwa mereka menghargaimu karena akhlak atau berbicara dengan mu hanya sebagai sahabat/ teman karib adalah dusta belaka. Jika kalian dengar sendiri pembicaraan sesama mereka, atau kalian dapat membaca gerak hati kebanyakan mereka , kalian pasti akan takut, terketar dan merasa ngeri!

Tidak akan ada seorang laki-laki yang melemparkan senyum, berbicara dengan lembut dengan romantis dan merayu, memberikan bantuan dan melayanmu tanpa tujuan . Itu semua adalah pembungkus sahaja yang didalamnya tersirat maksud-maksud tertentu.
Setidaknya isyarat bagi dirinya bahawa pralaku kepada prilaku lain yang terawal.

Apa yang tersirat sebenarnya tolonglah renungkan sendiri. Jika kalian bersama dengan laki-laki untuk berhubungan walau sebagai kawan atau lebih lagi kalau sebagai teman kekasih, memang kalaian semua akan merasakan lazat dan nikmatnya. Kalian akan merasakan nikmat dan kelezatan itu, sesungguhnya hanya sebentar saja. Sementara saja.Sesudah itu ia akan melupakan dan pergi meninggalkanmu. Adapun dirimu … sebagai wanita … akan merasakan sendiri kepahitan dari pertemuan dan kelezatan yang sebentar itu untuk selamanya.Ia akan pergi meningalkanmu diam-diam untuk mencari mangsa baru yang dapat dirayu dan diterkam lagi kehormatannya. Pada saat yang sama … wanita mulai merasakan beban berat dan mengganjal diperutnya. Dan menganjal juga di benak otaknya Dan kalian akan bersedih dan bermuram durja.
Kalian akan mulai gelisah dan bingung. Serigala yang membesarkan perutmu itu tidak dapat dituntut atau dihukum karena masyarakat disekitarnya zalim. Bahkan . ia diampuni .
Bagaimana dengan wanita ??Wanita akan terus kecewa dan terus dihina sepanjang hidupnya. Masyarakat tidak akan mengampuni dosa kalian. Kalian hanya dapat berandai-andai…. "seandainya dulu saya bersikap tegas…. Seandainya dulu saya tidak membalas pandangannya... "
Jika sikap tegas itu tidak menghentikan laki-laki dari menggodamu, bahkan bersikap brutal dan mengucapkan kata-kata kotor serta mulai menggunakan tangannya, atau cepat-cepat kalian lepas sepatu dan pukulkan ke kepalanya. Jika itu yang kalian lakukan, semua orang disitu akan menolongmu...
Dengan pemikiran simpatitik dan kasih pada wanita itulah, 3 tahun dulu ,aku tidak mahu menjadi serigala.Tidak mau. Walaupun sedar kesan dan akibat menjadi lelaki yang baik penuh dengan ragam dan cubaan aku tetap tidak mahu jadi binatang. Tidak mahu jadi serigala. Biarlah aku dituduh penipu aku lebih rela. Biarlah aku dinesta dengan kata-kata seperti...memerangkap kerana tidak memberitahu berpindah ke Ipoh ke Tapah....

3 tahun dulu aku mahu Laki-laki yang baik dan soleh . Akan datang kepadamu dengan segala kerendahan hati, memohon maaf, menawarkan kepadamu perhubungan yang halal dan terhormat. Dan menikahimu.
Wanita manapun meski memiliki kedudukan yang tinggi, banyak harta, terkenal dan berpengaruh pasti bercita-cita mencapai kebahagiaan yang tinggi. Kebahagiaan adalah dengan bersuami, menjadi istri saleha, terhormat, dan ibu rumah tangga yang baik. Cita-cita seperti ini menjadi keinginan setiap wanita dari taraf ratu sampai wanita biasa. Pernikahan adalah cita-cita tertinggi kaum wanita. jawatan apapun yang mereka miliki Doktor atau ketua jabatan, bahkan menteri sekalipun tetap dibawah pernikahan.
Kadang-kadang Pedih rasanya ketika terdengar yang ada orang lebih rela hidup sebagai kekasih daripada hidup dalam perhubungan yang halal.
3 tahun dulu aku tidak mau menjadi laki-laki yang jalang, puaka dan menjijikan yang hanya memburu dan mendapati wanita untuk dapat dpermainkan, yang dapat menjadi sasaran baginya untuk memuaskan nafsu dan hasrat berahi.3 tahun dulu, Bermula dengan hasrat tidak mahu menjadi serigala, dengan penuh kekurangan- kekurangan diri, aku mahu mengisi makna baru bagi kehidupan mu memberi status secara terhormat dalam perhubungan, memberi mu harga diri, dan berharap dirimu memegang teguh tiang agama. Semuga suatu hari dirimu sempat pula menyeru sesama wanita yang telah terjebak dalam perangkap laki-laki kejalan yang benar. Beri peringatan dengan ayat-ayat Allah.3 tahun dulu memanglah dirimu cantik dan pucuknya pun masih muda. Memang banyak laki-laki yang suka dan mengharapkan wanita cantik. Namun dapatkah kecantikan bertahan selamanya? Bagaimana nasibmu ketika sudah tua dan kulit wajah mulai keriput, sedangkan punggungmu semakin membungkuk. Apakah layak kelezatan sesaat diganti dengan penderitaan?
Tidakkah engkau heran bagaimana lelaki yang sejahil I ini bergaduh pasal pakaian mu sebelum berangkat ke KSA dulu? Pada awalnya kaum muslimah sedikit demi sedikit memendekan baju, dan tanpa sadar benar-benar pendek sehingga tampak lengan dan pusar bahkan dada mereka. Dan perlahan-lahan menipiskan kerudung sehingga tanpa sadar tak bekerudung lagi.Semua itu disemarakkan oleh akhbar dan majalah atau media lainnya. Para penganjur kebebasan dan kebebasan seperti parti UMNO gembira karena keberhasilan mereka.Cara pertama mamberantas adalah : wanita menahan diri dari pergaulan bebas. Pergi berdua dengan alasan apapun adalah langkah pertama kepada kehancuran.Mungkin bergaul seperti itu telah dianggap hal yang biasa. Namun kecenderungan laki-laki dan perempuan Allah ciptakan masing-masing mempunyai daya tarik dan hasrat.Semoga kaum wanita mau memahaminya. Karena laki-laki teman iblis tak tidak pernah memikirkan nasib dan kehormatan /harga diri wanita yang hilang selamanya.

Pada dasarnya laki-laki akan mencari perempuan terhormat, bukan perempuan hina atau tercela, Seandainya seorang laki-laki bertunangan dengan seorang wanita yang baik-baik, lalu wanita itu tiba-tiba berubah akhlaknya dan masuk perengkap nista tentu lelaki itu akan cabut. Syukurlah aku telah menemui seorang wanita yang teramat menyayangiku.

Tetapi, maafkanlah aku kerana tidak mahu menjadi serigala.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home